Sunday, August 7, 2011

Maksud, Tujuan & Fungsi Teater


 SEKAPUR SIRIH BERTEATER

 Teater berasal dari Istilah TEATRON dari Bahasa YUNANI yang berarti :
1.        Pada Jaman Yunani berarti Upacara Persembahan (Pusat Area)
2.        Pada Jamam Romawi berarti Pusat Gelanggang Pertunjukan (Arena/Gelanggang Pertarungan)
3.        Jaman Modern/Masa Kini, Teater berarti :
a.        Arena Pusat dari segala Pertunjukan
b.        Panggung Pusat Pertuinjukan (didalam Gedung)
c.        Gedung Pertunjukan
d.        Tempat untuk mementaskan Drama
e.        Tempat Untuk memutar Drama dalam Film (misalnya : Gajah Mada Teater)
Dari situlah kalau ada tempatnya pasti ada isinya. Isinya yang dimaksud disini adalah Dramanya itu sendiri.
        Kehidupan “Seni Drama” diIndonesia sudah barang tentu tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan Sastra Indonesia. Jadi perkembangan Kesusasteraan Indonesia, Perkembangan Seni Drama sejalan dengan Perkembangan Kesusasteraan itu sendiri.
        Oleh Sebab itu Konsepsi tentang Seni Drama sebagai Suatu Seni Pentas pada hakekatnya adalah suatu Karya Sastra yang dituangkan kedalam LAKON yang sering disebut sebagai “Naskah Drama”. Dengan demikian Drama adalah sebagai Teater apabila suatu Cerita/naskah kisah kehidupan Manusia itu disusun untuk dipertunjukkan oleh para pelaku dengan perbuatan diatas Pentas dan ditonton oleh Publik (Penonton).
        Dan para pelaku inilah nantinya yang akan dituntut lebih banyak untuk melakukan sebuah Akting. Dan Akting ini harus benar-benar dilakukan sesuai dengan yang diminta pada Naskah Drama.

MAKSUD DAN TUJUAN PENDIDIKAN TEATER

         Tujuan Utama Pendidikan Seni TEATER dalam Lingkungan Pendidikan Formal adalah “Untuk memberikan Bekal Pengalaman ESTETIS sebagai Imbangan Pengetahuan INTELEKTUALITAS yang diperolehnya sehingga mereka akan tumbuh menjadi Pribadi yang utuh kelak dikemudian hari.”
Dengan pengalaman ESTETIS dalam pelajaran Seni Teater tersebut akan membantu mempertajam Kepekaan Rasa Estetisnya siswa sehingga mereka mampu meningkatkan hakekat manusiawinya sebagai suatu Pribadi yang mandiri.

        Selain itu Tujuan Pendidikan Seni Teater adalah “Melatih Para Siswa dalam Kebersamaan suatu Kegiatan dengan Kegiatan lainnya sehingga Kreativitas masing-masing Individunya akan muncul dengan sendirinya dalam Kegiatan tersebut.”
Sedangkan Kreatifitas itu sendiri adalah suatu Proses untuk memecahkan masalah dengan jawaban yang didasarkan pada Pengalaman, Pengetahuan dan Pemahaman para Pelakunya sendiri. Jadi Pengetahuan Seni TEATER dan Ketrampilan Tekhnis Seni TEATER adalah Sarana untuk meningkatkan Kadar “Kepekaan Terhadap Rasa Keindahan dalam diri Siswa.”

        Tujuan Pendidikan Seni Teater yang tersusun dalam KURIKULUM Pendidikan Kesenian adalah  :
1.        Siswa Mampu memiliki Pengetahuan dan Pengertian Dasar Lanjutan tentang Kesenian serta dapat memperkembangkan Pengetahuan dan Pengertian dikemudian hari.
2.        Siswa dapat memiliki, mengagumi dan mempunyai APRESIASI serta ORIENTASI tentang Karya Seni di Indonesia.
3.        Siswa Mampu memiliki Ketrampilan dalam Bidang Seni sesuai Perkembangannnya dalam Peradaban Manusia.
Sedangkan Tujuan INSTRUKSIONALNYA adalah  :
1.        Siswa mengenal TEATER dan Karya Sastra dalam Bentuk Lakon.
2.        Siswa Mengenal Perkembangan Seni Drama/Teater di Indonesia.
3.        Siswa dapat Mengenal Bentuk Drama.
4.        Siswa Memiliki Kepekaan terhadap Unsur-Unsur Keindahan dalam Seni teater yang diambil dari Unsur-Unsur Keindahan Alam Semesta Ciptaan Allah SWT.
5.        Siswa dapat berpartisipasi Aktif dalam Proses Penciptaan TEATER.
6.        Siswa dapat Mengenal, Memahami, Menguasai Ketrampilan, Menikmati, Mengetahui Perkembangan dan Mampu Memahami Hakekat Seni yang sesungguhnya.

Dan Tujuan INSTRUKSIONAL UMUM dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.        Siswa  Mengenal dan Memahami,
2.        Siswa Menguasai Ketrampilan,
3.        Siswa Mampu menikmati,
4.        Siswa Mengetahui Perkembangan,
5.        Siswa Memahami Hakekat Seni yang Sesungguhnya.

FUNGSI PENDIDIKAN TEATER

         Pendidikan Seni Teater ditekankan pada Pengetahuan tentang Proses Berteater Saja, yang hanya merupakan alat dan Bukan Tujuan. Dalam hal ini Teater akan memberikan Pendidikan tentang Bagaimana :
1.        Membentuk Kepribadian dan Perwatakan Pelakunya.
2.        Memupuk Kepercayaan pada diri sendiri Guna menuju pada Kemandirian Hidup
3.        Belajar Bekerjasama dengan Orang Lain
4.        Belajar Bekerja secara Kolektif
5.        Memupuk Ketrampilan dalam menggunakan Bahasa Indonesia
6.        Memupuk Ketrampilan dalam Mengutarakan Pikiran, Ide/Gagasan yang didahului dengan melakukan Observasi / Pengamatan / Penelitian.
7.        Mengembangkan Kepekaan Rasa Keindahan (Apresiasi Estetik)
8.        Menghargai (Mengapresiasi) Hasil Karya Seni
9.        Belajar Berorganisasi dan Memimpin Kegiatan
10.      Belajar Menjadi Manajer (Pemimpin)
Dengan Demikian Seni TEATER sebagai Salah Satu bentuk Kesenian, memiliki Fungsi sebagai Media Pendidikan untuk Bidang lain.  Sifat Seni Teater yang berwujud Permainan dapat menggambarkan Perwatakan Manusia dan Mempermasalahkan Konflik Kehidupan Manusia yang ada. Dilihat dari Sudut Pendidikan Kepribadian dan Perwatakan, Bekal Pengetahuan Seni Teater yang dimiliki siswa mampu membuat siswa tidak Canggung dalam menghadapi Pergaulan dalam Hidup bermasyarakat. Meraka dapat bergaul, dapat berbicara lancar dalam mengemukakan Pendapatnya.

No comments:

Post a Comment